Ads 468x60px

Saturday, December 26, 2020

Dampak Negatif Alat Komunikasi Bagi Anak - Anak

Hari ini alat komunikasi menjadi sebuah keharusan bagi manusia. Hampir 80% dari populasi manusia mempunyai alat komunikasi untuk keperluan berbagai hal, mulai dari menghubungi teman, keluarga sampai membantu kegiatan-kegiatan yang lain seperti mencari informasi di internet. Tidak sampai disitu saja, ada beberapa orang yang memanfaatkan handphone-nya untuk bermain game.

Lebih jauh lagi mereka menggunakan untuk keperluan bisnis baik mengatur stok barang digudang dan juga distribusi penjualan serta pembukuan keuangan, uang masuk dan uang keluar atau yang disebut Neraca.


Singkatnya, kehadiran alat komunikasi ini sarana untuk menjadikan manusia lebih efektif dalam beraktivitas. Hanya saja tanpa kita sadari ada kejadian yang buat kita miris. Kejadian seperti apakah itu?

Kejadian dimana alat komunikasi menjadi instrumen permainan anak-anak yang masih dibawah umur. Mereka tidak tahu apa kegunaan sejatinya alat komunikasi tersebut. Namun mereka sebagai orang tua malah memberikannya dengan mudah. Akibatnya mereka mengakses informasi yang tidak semestinya mereka akses. Seperti mengakses konten-konten yang tidak sesuai dengan umur mereka dan juga mengakses permainan (game) yang mampu merusak otak mereka.

Akibatnya banyak orang yang yang menganggap biasa hal tersebut sementara ancaman yang sangat mengerikan bisa saja terjadi. Ada lagi yang sangat memilukan di mana Ketika saya baru mengantar teman saya sampai di rumahnya dan ia bertemu dengan anaknya. Apa yang pertama kali di ucapkan oleh sang anak? Perkataan yang menurut saya sangat mengejutkan yaitu: "ayah pake handphone?," ucap anak.

Belum lagi kita menyaksikan ada seorang anak teman yang menangis meronta-ronta karena ingin memegang handphone. Semakin tidak diberikan hp tersebut kepada sang anak semakin sang anak meronta-ronta dengan volume suara yang semakin kuat. Ini sangat membahayakan generasi masa depan kita yang diharapkan bisa mengemban tanggung jawab tapi malah menjadi generasi yang lebay dengan kejadian ada.

Banyak lagi kejadian yang sangat memilukan terkait dampak negatif dari gadget namun tidak bisa disampaikan pada tulisan yang singkat Ini. Pesan moralnya kita harus mawas diri khususnya orang tua terhadap penggunaan gadget oleh anak. Jangan sampai anak kita menjadi korban alat yang sejatinya bisa kita kendalikan dengan baik dan benar.

Baca: Jasa pembuatan aplikasi android Medan

Monday, September 14, 2020

Pameran Seni Sebagai Objek Wisata Daerah

Banyak potensi wisata yang ada di daerah, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata religi dan wisata kesenian. Semua ini bisa dijadikan destinasi wisata untuk mengundang para turis datang. Dengan datangnya turis, maka pendapatan asli daerah akan bertambah dan bisa diperuntukkan kepada pos yang strategis lainnya dalam rangka membangun daerah.

Hanya saja untuk mengenalkan wisata daerah bukanlah perkara mudah. Perlu kerja keras dan menguras tenaga dan pikiran. Tapi tetap harus dilakukan supaya semua potensi daerah bisa dieksplore dengan baik.

Salah satu media untuk mengenalkan wisata seni kepada dunia adalah dengan melakukan pameran. Bisa di buat sendiri dan bisa juga kolaborasi dengan yang lain. Hal ini akan bisa lebih baik lagi karena akan menghemat anggaran. Misalnya kerjasama dengan negara Asean dalam mengenal berbagai tempat wisata yang ada di negara - negara yang terbagung dengan ASEAN.



Pada tingkat yang lebih lagi, bisa promosikan di daerah Timur Tengah, Eropa dan Amerika Serikat. Jika tidak bisa dilakukan secara offline, maka bisa dilakukan secara online dengan memaksimalkan peran dari media sosial. Konten yang disajikan harus menarik perhatian dan bikin penasaran. Sosialisasi online ini bisa menghemat anggaran juga. Contohnya adalah belajar dengan konsep jarak jauh yang memakai aplikasi belajar daring. Jelas lebih menghemat biaya peneluarn dan waktu.

Mereka yang datang melihat pameren harus di list untuk selanjutnya dilakukan follow up secara berkala. Tindak lanjut bisa dlaukan dengan email atau by phone. Sajikan pada mereka informasi terkait dengan keunggunkan destinasi wisata yang ada di negara Indonesia.

Bicara tentang objek wisata tidak harus wisata alam. Bisa saja dikenalkan dengan wisata lain, seperti alat musik tradisional Indonesia, situs sejarah, kampung yang sudah dikemas jadi lokasi wisata dan lain - lain.

Pada setiap program harus dilakukan evaluasi secara berkala supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

Sports Book Review